IKLAN BERINOVASI
Iklan merupaka media sosialisasi yang
menawarkan suatu barang atau jasa. Kita dapat melihatnya dimanapun dan kapanpun. Sebuah iklan tentu
harus menarik karena tugasnya adalah untuk menarik perhatian banyak orang dan
mempengaruhi mereka terhadap apa yang ditawarkan dalam suatu iklan tersebut.
Salah satu jenis iklan yang biasa mendapat banyak perhatian adalah iklan
komersil di televisi. Iklan dalam media televisi dirasa yang paling
efektif karena ditonton oleh lebih banyak
orang dan mencakup wilayah yang lebih luas dari jenis iklan lainnya. Sehingga
para pembuat iklan harus memanfaatkan hal ini dengan sebaik-baiknya agar barang
atau jasa yang ditawarkan tidak sia-sia dan dapat berhasil. Saat ini banyak
iklan menarik di televisi Indonesia. Iklan yang bisa membuat hati para pemirsa
tergelitik. Hal ini membuktikan betapa Indonesia mempunyai anak-anak bangsa
yang kreatif dan inovatif.
Dari
sekian banyak iklan menarik di televisi, salah satu yang mencuri perhatian saya
adalah iklan-iklan yang dihasilkan dari perusahaan rokok. Di Indonesia, jumlah
perokok yang ada cukup besar dan merupakan aset perekonomian Indonesia yang
sangat penting. Akan tetapi, iklan rokok di Indonesia tidak dapat menampilkan
iklan yang berisi mengajak kita untuk merokok secara langsung sebab rokok
dianggap berbahaya bagi tubuh bahkan pemerintah pun melarang konsumsi rokok. Oleh
karena itu, mereka pun dituntut untuk berlomba-lomba membuat iklan-iklan yang
unik, kreatif, dan inovatif yang dapat
menarik perhatian banyak penonton di Indonesia. Mereka pun tak jarang membuat
iklan yang berisi memberikan sebuah inspirasi dan petuah kepada para penonton. Hal yang menarik dari iklan
rokok adalah karena mereka akan menampilkan sebuah iklan yang kreatif, yang
tidak ada hubungannya dengan merokok tapi bisa menarik perhatian publik.
Dan
diantara iklan-iklan rokok tersebut, iklan yang menarik bagi saya adalah iklan
rokok Djarum 76 yang mengangkat tema tentang seorang jin dari tanah Jawa yang
dapat mengabulkan permintaan pada setiap orang yang menemukan lampu ajaibnya.
Iklan ini menurut saya dikemas dengan baik serta karakter pemain yang menjadi
jin Jawa tersebut sangat menjiwai sehingga dapat mengena di hati penonton
termasuk saya. Iklan ini sudah dibuat dalam beberapa episode yang berbeda tapi
masih dengan pemeran utama Jin Jawa. Setiap kali muncul dalam episode baru,
iklan ini selalu menampilkan hal yang mengandung hikmah yang dapat kita petik. Contohnya
saja iklan Djarum 76 dalam episode pertandingan antar orang-orang yang
mempunyai kesaktian dari setiap negara. Salah satu dari peserta dapat
menghilangkan gunung fuji yang membuat dalam acara tersebut kagum, begitu juga
peserta lain yang dapat melakukan hal-hal lain yang menakjubkan. Akan tetapi,
ketika jin Jawa tersebut beraksi, di depannya hanya ada setumpuk kertas tinggi
yang diletakkan dalam sebuah kotak. Lalu, jin Jawa menjentikkan jarinya dan
hilanglah kertas-kertas tersebut. Semua orang dalam ruangan tersebut lantas
langsung meremahkan sang jin Jawa. Akan tetapi jin Jawa tersebut lalu berkata
“kasus korupsi, hilang”. Setelah mendengar hal itu semua orang yang berada di
ruangan itu lantas langsung bersorak gembira. Para peserta lain pun langsung
mengaku kalah kepadanya.
Dari
hal itu, kita bisa petik beberapa hikmah yang dapat bermanfaat bagi kita. Salah
satunya adalah sehebat-hebatnya kita, kita tidak boleh sombong karena di atas
kita masih ada yang lebih hebat. Selain itu, iklan ini merupakan salah satu
bentuk rasa prihatin terhadap kasus korupsi yang kini sedang merajalela di
Indonesia. Kasus korupsi saat ini sangat banyak dan bahkan selalu bertambah.
Kasus korupsi yang lama pun tidak kunjung terselesaikan. Sehingga, iklan ini
merupakan suatu bentuk gambaran betapa rakyat Indonesia menginginkan semua
kasus korupsi segera diselesaikan. Selain itu, iklan Djarum 76 yang barupun
masih bertema tentang korupsi. Iklan dalam episode ini cukup menarik. Dalam
iklan ini, diceritakan tentang seseorang yang ingin melamar pekerjaan di suatu
perusahaan yang dimana perusahaan tersebut akan menerimanya apabila ia
memberikan sejumlah uang. Orang tersebut lantas marah dan tidak jadi melamar
pekerjaan di perusahaan tersebut sebab ia orang yang bersih dan tidak mendukung
segala bentuk sogokan yang mengakibatkan korupsi. Dalam perjalanan pulang, ini
bertemu jin Jawa yang merupakan ikon iklan ini. Jin Jawa pun menawarkan satu
permintaan kepada pemuda tersebut. Pemmuda tersebut lantas meminta semua bentuk
korupsi di muka bumi ini dihilangkan. Akan tetapi, jin Jawa tersebut berkata
‘wani piro?’ yang menunjukkan ia meminta bayaran. Iklan ini sungguh memberikan
gambaran kepada kita bahwa korupsi saat ini sudah mendarah daging pada hampir
semua orang tidak hanya pada pemerintah saja. Hal ini memberikan hikmah kepada
kita untuk berhati-hati agar kita tidak terjerumus kepada hal maksiat seperti
korupsi.
Begitu
menarikny iklan ini hingga dijadikan perbincangan oleh banyak orang. Bahkan
kata-kata yang digunakan dalam iklan seperti ‘wani piro?’ banyak diucapkan oleh
masyarakat dalam perbincangan mereka. Hampir semua orang mengetahui iklan
ini.Hal ini menunjukkan iklan ini menarik dan berhasil memikat hati para
penonton.
#bridgingcourse02
#bridgingcourse02
Komentar
Posting Komentar