BAKTI UNTUK NEGERI
Karang taruna
merupakan suatu organisasi pemuda tingkat kelurahan atau desa yang merupakan
partner pemerintah dalam membantu menyelesaikan masalah kesejahteraan sosial.
Organisasi seperti ini banyak kita jumpai di setiap daerah di Indonesia. Di
Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri mempunyai banyak organisasi karang taruna
yang telah tersebar di setiap desa. Salah satunya ada di desa Singosaren yang
memiliki organisasi karang taruna yang bernama karang taruna Jaya Kusuma.
Karang taruna ini tepatnya berada di desa Singosaren, kecamatan Bangutapan,
kabupaten Bantul. Organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1984 ini mempunyai
berbagai macam kegiatan yang sangat mendidik dan dapat memajukan kesejahteraan
masyarakat sekitarnya. Hal-hal tersebut akan dipaparkan dalam tulisan ini.
Berdasarkan wawancara dengan narasumber yang merupakan ketua dari karang taruna
Jaya Kusuma saat ini, Lisa Lindawati, kita akan mengulas tentang keberadaan
karang taruna ini di masyarakat. Tujuan, manfaat, serta hal apa saja yang akan
dan telah dilakukan akan dikupas di sini.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa organisasi ini
telah berdiri sejak lama, yaitu sejak tahun 1984. Itu artinya, sudah 28 tahun organisasi
ini ada untuk mengabdi pada masyarakat. Organisasi kemasyarakatan ini mempunyai visi dan misi untuk memberikan
akses dalam bidang prndidikan, informasi, serta ekonomi untuk memajukan dan
mensejahterakan desa Singosaren. Organisasi ini berdiri karena bentuk rasa
prihatin dengan kesejahteraan desa ini yang dulu sempat dikategorikan sebagai
salah satu desa tertinggal. Jiwa pembelajar di desa ini sangat kurang. Salah
satu contoh banyak diantara mereka yang sebenarnya mampu menyekolahkan anaknya
kan tetapi tidak mempunyai kemauan untuk memberikan pendidikan yang lebih baik,
atau para pembelajar sendiri yang tidak mempunyai kemauan untuk belajar. Organisasi
ini lebih ditujukan kepada pemuda yang merupakan pilar membangun suatu bangsa
yang berharap memberikan manfaat berupa memberikan ruang untuk menambah
pengetahuan, serta membangun optimism bersama untuk menjadi manusia yang lebih
baik lagi. Siapa saja yang ingin bergabung dalam organisasi ini diperbolehkan
asal mempunyai komitmen optimism yang tinggi untuk dapat memajukan desa ini
lebih maju lagi. Berbagai hal telah dicanangkan demi memajukan desa Singosaren.
Sebelum mengulas tentang apa saja yang telah dilakukan
organisasi ini, kita akan melihat struktur organisasi terlebih dahulu.
Organisasi ini tersiri dari ketua, sekertaris, bendahara, dan tujuh seksi yang
meliputi berbagai bidang. Organisasi ini tidak memiliki wakil ketua, hal ini
disengaja sebab dirasa tidak efektif. Tujuh seksi yang ada meliputi seksi
humas, usaha kesejahteraan sosial, olahraga dan kesenian, kerohanian, dll.
Ketujuh seksi ini mempunyai koor dan merupakan peran penting dalam karang
taruna ini. Ketujuh seksi tersebut ada sebab permasalahan yang ada di dalam
masyarakat tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu macam seksi saja. Akan
tetapi harus meliputi berbagai macam bidang yang nantinya akan bekerja sama
mengatasi masalah-masalah sosial yang ada.
Berbagai macam kegiatan ada di karang taruna
Jaya Kusuma ini. Diantarnya adalah adanya sanggar Sinau Bareng bagi seluruh
masyarakat Singosaren dari segala umur. Entah itu yang masih muda maupun sudah
berumur lanjut. Sanggar ini tentu bertujuan untuk memajukan pendidikan
masyarakat setempat agar lebih terpelajar. Selain itu, karang taruna ini juga
mempunyai program kejar paket B dan kejar paket C. Program ini dapat diikuti
dengan membayar uang sebesar Rp 15.000,00/bulan untuk anak yang putus sekolah.
Desa Singosaren ini terletak di wilayah sub urban yang merupakan wilayah
perpindahan antara desa dan kota. Modal sosial di wilayah ini masih bagus
seperti budaya gotong rotong yang masih ada tapi juga sudah terpengaruh budaya
kota. Desa ini berada di dekat terminal Giwangan yang merupakan tempat
lalu-lalang banyak kendaraan antar kota maupun dalam kota. Sehingga, karang
taruna ini juga memberikan suatu program pelatihan membuat suatu kerajinan
kepada masyarakat. Sehingga diharapkan masyarakat mempunyai suatu ketrampilan
yang dapat dimanfaatkan untuk dijual misalnya. Sehingga dalam hal ini juga
dapat membantu perekonomian masyarakat setempat.
Dana yang dibutuhkan untuk
mengadakan program-program tersebut tentu tidak sedikit. Sehingga, untuk
mengadakan program tersebut karang taruna Jaya Kusuma mendapat dana dari
Alokasi Dana Desa, donasi dari masyarakat sekitar, donasi dari luar, serta
swadaya pengurus karang taruna. Dana dari swadaya karang taruna ini dikeluarkan
hanya apabila dalam kondisi yang terdesak. Karang taruna Jaya Kusuma ini
mempunyai prinsip dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.
Sehingga, dana yang ada berasal dari masyarakat. Tenaga pendidik dalam
program-program ini pun juga berasal dari masyarakat Singosaren itu sendiri.
Berasal dari pemuda-pemudi yang peduli untuk kemajuan desa Singosaren. Hasil
dari program ini pun ditujukan untuk masyarakat sekitar. Untuk tenaga pendidik
dalam sanggar Sinau Bareng masih menggunakan pendidik setempat. Akan tetapi,
apabila tenaga pendidik dirasa kurang mampu, kadang kala mereka juga
mendatangkan pendidik dari luar. Akan tetapi, hal yang diutamakan tetap
pendidik dari desa setempat.
Setiap
oraganisasi pasti punya kendala. Di karang ternyata juga memiliki kendala. Di
dalam satu kecamatan sendiri, merek memiliki banyak organisasi karang taruna.
Oleh karena itu, kadang konflik itu muncul dari beberapa hal antar karang
taruna seperti mempunyai kegiatan yang bersamaan atau kadang hanya masalah
sepele soal bola ataupun wanita. Akan tetapii, hal ini dapat menjadi pelajaran
penting bagi organisasi itu sendiri untuk belajar mengenal lingkungan. Manfaat
adanya karang taruna ini begitu banyak untuk masyarakat sekitar maupun para
anggota karang taruna itu sendiri. Para anggota bisa belajar untuk lebih peka
dengan masalah sosial yang ada. Program-program yang ada dapat mensejahterakan
masyarakat. Sehingga, seperti yang diharapkan oleh ketua karang taruna ini. Karang
taruna Jaya Kusuma dapat menjadi pilar majunya kesejahteraan masyarakat
Singosaren.
#bridgingcourse03
Komentar
Posting Komentar